Menghitung Kebutuhan Asuransi Secara IslamiBeberapa waktu yang lalu disaat saya prospek tentang pentingnya Paper Aset bagi sebuah keluarga ada pernyataan dari calon nasabah yang sangat menarik : kalau untuk saya yang terpenting sudah syariah saja supaya berkah.

Baca Juga : Beli Paper Aset Ternyata Murah Banget. Yuk Beli !

Kenapa pernyataan ini menarik ?

Okey bagi sebagian masyarakat memilih produk asuransi syariah itu sudah biasa, tapi bagaimana dengan perhitungan kebutuhan asuransinya ? Sudah secara Islami belum ?

Nah untuk lebih detail tentang perhitungan asuransi secara Islami kami share tulisan dr Subhan. Berikut posting beliau :

Apakah asuransi dapat dipergunakan terutama dalam perencanaan keuangan secara Islami (Islamic Financial Planning) ?

Meskipun sudah terdapat perusahaan asuransi yang menggunakan prinsip syariah, seperti Asuransi Syariah atau Takaful, tetapi pada dasarnya cara penjualan meraka belum Islami.

Hal ini dikarenakan agen-agen penjual asuransi Islami tidak dapat dilepas dari hukum waris (faraid) untuk menentukan kebutuhan perlindungan atau coverage.

Di dalam penghitungan asuransi secara konvensional dikenal dengan metode penghitungan kebutuhan menggunakan rumus human live value (HLV), income based value (IBV), dan survival based value (SBV).

Baca juga : Tips Menghitung Uang Pertanggungan Yang Pas Buat Anda

Metode ini sangat jarang digunakan oleh agen asuransi konvensional. Hampir semua agen asuransi konvensional menjual produk asuransi asuransi mereka bukan berdasarkan kebutuhan proteksi nasabah, melainkan berdasarkan kemampuan membayar premi dari nasabah.

Rumusan HLV, IBV, dan SBV dapat dipakai juga dalam menentukan kebutuhan asuransi secara Islami. Akan tetapi, yang lebih mendekati cara Islam (Islamic methodology) sebenarnya dengan menggunakan Hukum Faraid.

Di dalam Al-Quran jelas sekali diatur tata cara pembagian harta warisan, yaitu menyebutkan bahwa istri berhak atas 1/8 dari harta waris, orangtua masing-masing berhak atas 1/6 dari harta waris, anak laki-laki mendapatkan 2/3, dan anak perempuan mendapatkan 1/3 dari harta waris.

Selain itu, Al-Quran juga menyebutkan minimum “bekal” atau dana yang harus dimiliki seorang istri yang ditinggalkan. Bagi kalian yang meninggal dunia dan meninggalkan janda haruslah memenuhi minimum satu tahun kebutuhan hidupnya dan tempat tinggalnya, tetapi jika dia meninggalkan tempat tinggal tersebut, tidak dapat disalahkan bagi kalian atas apa yang dilakukannya dan Allah Maha Mengetahui (QS Al-Baqarah [2] : 240).

Lalu bagaimana cara menghitung kebutuhan asuransi secara Islami? Anggap saja kebutuhan bulanan dari sang istri yang saat ini memiliki seorang anak adalah Rp 5 juta dan kebutuhan tempat tinggal Rp 3 juta sehingga total kebutuhan per bulan adalah Rp 8 juta. Untuk memenuhi kebutuhan minimum selama satu tahun seperti yang telah disebutkan dalam Al-Quran, seorang nasabah harus memiliki dana sebesar Rp 8 juta x 12 bulan = Rp 96 juta.

Harus diingat dana sebesar Rp 96 juta tersebut hanya untuk si istri yang mendapat “jatah” waris sebesar 1/8. Di dalam ilmu faraid dikatakan pula bahwa seorang istri yang tidak memiliki anak berhak atas 1/4 dari harta waris yang ditinggalkan oleh sang suami termasuk asuransinya.

Dan untuk istri yang memiliki anak, hak warisnya sebesari 1/8 dari harta yang ditinggalkan termasuk asuransi.

Oleh sebab itu, penghitungan kebutuhan asuransi minimum untuk keluarga ini adalah Rp 96 juta x 8 = Rp 768 juta. Sangat mudah bukan? Sayang sekali ilmu dan tata cara penghtungan seperti ini belum banyak diketahui di Indonesia.

Nah setelah mengetahui minimum kebutuhan tersebut, barulah kita melakukan pemilihan produk asuransi yang sudah tentu harus Islami. Dan semoga apa yang kita inginkan dalam mencari ridha dan rahmat Allah dalam berasuransi dapat terkabul dan bisa berjalan dengan baik.

Kini ada Prudential Syariah yang bisa anda miliki. Konsultasikan kebutuhan anda kepada kami. Kami siap memberikan ILUSTRASI GRATIS kepada anda. Dimana ilustrasi ini bisa memberikan gambaran detail berapa kebutuhan anda, berapa premi yang harus anda bayarkan setiap bulannya  dan berapa hasil investasinya kedepan.

SALAM CERDAS BER-ASURANSI

Bambang Tejo Narsoyo

Call/SMS/WA : 0815 7511 8000

Pin BB : D051BBAF

Berita Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *