tanah-wakafMasih banyak orang yang mempunyai anggapan bahwa wakaf harus berupa sebidang tanah ataupun bangunan, sehingga terkadang orang tidak mempersiapkannya, karena memang secara nominal terlalu besar. Andai punya tabungan mendingan buat umroh atau berangkat haji dulu, begitu kira-kira persepsi di masyarakat kita.

Paradigma tersebut diatas bahwa wakaf itu berbentuk tanah dan bangunan atau wakaf melalui uang senilai barang yang akan dibelanjakan untuk tanah per meter, semen dan sejenisnya membuat hanya orang kaya yang bisa melakukannya.

Nah sekarang ada paradigma baru berupa Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah, dimana hal ini bisa dilakukan setiap muslim tanpa harus menunggu kaya.

Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah merupakan cara menyempurnakan niat kita dalam berwakaf. Inilah salah satu keunggulan konsep asuransi syariah berbasis wakaf.

Contoh kasus :

Bapak Ali, seorang Kepala Keluarga berusia 40 tahun mempunyai aset berupa rumah, tanah, kendaraan, dan lain-lain senilai Rp 1 Milyar, berniat me-wakaf-kan seluruh hartanya untuk mendirikan masjid di lingkungan rumahnya, tapi juga punya keinginan seluruh hartanya dapat diwariskan kepada keluarganya ketika dia meninggal

  • Apakah Bapak Ali harus menjual semua hartanya untuk diwakafkan ?
  • Bagaimana nasib ( kehidupan ) ahli warisnya jika Bapak Ali mewakafkan semua hartanya ?

Nah berhubung Bapak Ali tidak mau semua hartanya dijual untuk wakaf, maka mulailah beliau menabung Rp 5,5 juta / bulan sampai pensiun usia 55 tahun ( nabung selama 15 tahun )  dengan niat untuk mencapai tabungan Rp 1 Milyar yang nantinya untuk diwakafkan

Tapi Allah berkehendak lain, ternyata Bapak Ali meninggal dunia setahun kemudian. Ini artinya Bapak Ali baru mengumpulkan dana wakaf sebesar Rp 66 juta.

Karena beliau sudah melaksanakan maka niat wakaf beliau sebesar Rp 1 Milyar ( Insya Allah ) sampai disisi Allah SWT, tapi disisi masyarakat / manusia tidak sampai. Itu berarti manfaat untuk sesama manusianya belum sempurna serta tidak sesuai dengan yang beliau harapkan.

Akan tetapi jika Bapak Ali menggunakan Wakaf Wasiat Polis Asuransi Syariah, maka niat beliau akan lebih sempurna hasilnya. Jika terjadi hal serupa, Bapak Ali meninggal dunia setahun kemudian, niat wakaf Rp 1 Milyar Insya Allah diterima di sisi Allah dan di sisi manusia terwujud pula dana wakaf yang disempurnakan melalui pembayaran tunjangan wakaf senilai Rp 1 Milyar

Dengan demikian permasalahan Bp Ali yang ingin seluruh hartanya diwakafkan dan juga diwariskan ternyata dapat terwujud tanpa harus menjual seluruh hartanya.

Karena itulah wakaf wasiat polis asuransi syariah ini merupakan perencanaan yang cerdas dalam berwakaf, dimana cara ini  merupakan sebuah lompatan (Quantum) untuk mencapai tujuan berwakaf, kami menyebutnya sebagai Quantum Wakaf.

( Baca Juga : Wakaf Wasit Polis Kerjasama Dengan Yayasan Al-Azhar )

Di Prudential, produk wakaf wasiat polis asuransi syariah bisa dimulai dari setoran Rp 400 ribu per bulan…sangat terjangkau…!

CICILAN WAKAF

Ternyata berwakaf itu sederhana dan tidaklah mahal, mulailah wakaf dari sekarang dan sesuaikan dengan kemampuan keuangan anda.

Mendapat pasif income itu biasa…mendapat pasif amal itu baru luar biasa !

Informasi dan Konsultasi Wakaf Wasiat Polis Syariah Prudential

Bambang Tejo Narsoyo

Call/Sms/WA : 0815 7511 8000

Pin BB : D051BBAF

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *